Pagaralam — Dinas Kesehatan Kota Pagaralam secara resmi memulai program “Kota Pangan Aman” melalui sebuah rapat lintas sektor. Acara ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap warga Kota Pagaralam memiliki akses terhadap pangan yang aman, bergizi, dan terjamin kualitasnya. Rapat ini dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi penting, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian,
Pagaralam — Dinas Kesehatan Kota Pagaralam secara resmi memulai program “Kota Pangan Aman” melalui sebuah rapat lintas sektor. Acara ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap warga Kota Pagaralam memiliki akses terhadap pangan yang aman, bergizi, dan terjamin kualitasnya.
Rapat ini dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi penting, termasuk Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Industri, Koperasi, dan UKM (PERINDAKOP), Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DISPMPTSPTK), serta perwakilan dari Industri Rumah Tangga Pangan (PIRT).
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pagaralam, Bapak Yodhi Hendri, S.Kom., M.Si., menekankan bahwa keamanan pangan adalah hak fundamental setiap individu. “Program Kota Pangan Aman bukan hanya sebuah program, tetapi sebuah komitmen bersama. Sinergi antara pemerintah daerah, sektor kesehatan, perdagangan, pertanian, pelaku usaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem pangan yang aman dan berkualitas,” ujar Bapak Yodhi.
Beliau juga menjelaskan bahwa program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengawasan pangan hingga edukasi masyarakat. Langkah-langkah konkret yang akan diambil, antara lain:
Pengawasan Pangan dari Hulu ke Hilir: Memastikan setiap produk pangan, mulai dari bahan mentah hingga siap konsumsi, memenuhi standar keamanan.
Pemberdayaan Pelaku Usaha: Memberikan bimbingan dan dukungan kepada pelaku usaha pangan agar dapat memproduksi produk yang aman dan bermutu.
Edukasi Masyarakat: Mengedukasi warga tentang pentingnya pola makan sehat, pengelolaan pangan yang baik, dan cara mengenali produk pangan yang aman.
Respons Cepat Tanggap: Memastikan kesiapan dalam penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan dengan respons yang cepat dan tepat.
Rapat ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh pihak yang hadir untuk berkolaborasi dan bekerja sama demi keberhasilan program ini. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan masyarakat Pagaralam dapat merasakan manfaat langsung dari program “Kota Pangan Aman” dan hidup lebih sehat.


